Notebook Dell Vostro 1400

January 3rd, 2008 by masnano

Pertengahan Desember 07 kemarin baru saja beli Notebook baru ..( ini notebook baru pertama-ku)
Setelah ngubek-ubek dunia maya, akhirnya secara tidak sengaja aku menemukan sebuah website yang menawarkan notebook baru dengan harga yang miring dengan spesifikasi yang cukup lumayan:

Dell Vostro 1400
Intel Core 2 Duo T5270 - 1400MHz ( 2MB L2 Cache , FSB 800MHz , Core 2 Duo Processor ) , 512MB 667MHz DDR2 SDRAM , 120GB SATA Hard Drive , 14,1″ tft Wide XGA 1280×800 TRUE LIFE (Crystal) , Graphics Intel Integrated Graphics Media Accelerator X3100 , 24X Max DVD-CDRW COMBO Drive Internal , Internal 56k modem , Integrated 100Mbps Fast Ethernet , 4bh USB Port 3bh Ver 2.0 , Microphone Jack , Headphone Jack , RGB VGA Port , 1bh Express Card Slot , Security Cable Slot , Firewire IEEE 1394 Port , S-Video TV Out , 8 in 1 Media Card Reader : SD-SDIO-MMC-MS-MS Pro-xD Picture Card-Hi Speed SD- Hi Density SD Memory card slot , Wireless LAN Intel PRO 3945AG Dual Band Mini card - Built in , Battery 6 Cell - 56Whr Lithium Ion , 65W AC Adaptor Charger with cable cord , Tas . Included : Dell PC-Restore Software, Roxio Creator 9.0, Dell Light Weight Nylon Case , RJ-11 Modem cable , Vostro Owner’s Manual , Contacting Dell Book , Product Information Guide.
Baru New in Box No OS dan garansi 1 bulan

harganya ….. 6.450.000 + up grade memori mjd 1 GB ditambah 150.000

Lumayan kan…
tapi ada sesuatu yang spesial, yaitu aku harus indent dulu lebih dari 2 pekan untuk mendapatkannya.
semula, yang aku pesan spesifikasinya bukan seperti yang diatas, tapi yang agak diatasnya: Procesornya yang 1600 MHz + Genuine Win Vista Home, dengan bandrol harga 6.600.000 (lebih murah ya…).
tapi sayang…, ketika udah nunggu 2 pekan barang tersebut ternyata sudah habis, dan yang ada tinggal yang spec spt diatas.
ya…, dengan segala pertimbangan akhirnya ambil deh…. (setelah tanya ama teman2 dan cari reff dg googling di internet).
Walau garansi cuma 1 bulan, tapi dengan jaminan barang baru, aku beranikan ambil nih barang, karena sebelumnya aku dah pernah pakai notebook dg merk yang sama (Dell Latitude) tapi second, ternyata cukup bandel dan tidak bermasalah sampai akhirnya tewas… di oprak-oprak ama temen

Ini juga pengalaman pertama aku belanja on line, ragu-ragu mo transfer dan minta dikirim, akhirnya aku minta tolong sama kakak yang kebetulan tinggal disekitar Toko tersebut untuk langsung Cash and Carry.

Akhirnya Notebook baru Del Vostro 1400 ada ditangan aku….
Tapi…

disinilah awal timbulnya Tantangan……

Notebook baru-ku aku install pake win XP profesional SP2, tapi semua Driver bawaannya yang disertakan di CD hanya support untuk win Vista…
terpaksa deh harus berkunjung ke Dell, untuk download minta driver yang support di XP.
dan Alhamdulillah semua driver Vostro 1400 ada di sana..
tapi ukurannya yang bikin merinding …. rata-rata diatas 20 MB bahkan ada yang sampai 90 MB
Namun…
Alhamdulillah, jaringan internet di kantor baru saja terpasang menggunakan Indosat M2 dengan bandwith hingga 512 Kbps…
Lega rasanya bisa download semua driver vostro dengan cukup cepat (cuma 2 hari he-he…)

Sekarang dell Vostro-ku sudah bisa tuntas, dan bisa menemaniku kerja… ehm..ehm

oh iya .. aku beli di www.jakartanotebook.com

Kapan Indonesia punya Teknologi begini…???Mimpi kali yeee…!!!

January 3rd, 2008 by masnano

Minggu, 02/09/2007 09:25 WIB
Perlombaan Eksplorasi Bulan Cetak E-mail

UNTUK mengeksplorasi Bulan, Jepang menyiapkan SELENE
dan China membangun Chang’e 1. Rusia tidak ingin
tertinggal dan menyiapkan misi penerbangan manusia ke
Mars.

Negara-negara di dunia berlomba mengejar
ketertinggalan dari AS dalam mengeksplorasi Bulan.
Jepang mengaku sedang menyiapkan proyek antariksa
terbesar sejak Apollo. China dan Rusia tidak ingin
tertinggal. Kedua negara itu bahkan mempersiapkan
pendaratan di Bulan. Badan antariksa Jepang
mengungkapkan, perekonomian paling kuat Asia tersebut
siap meluncurkan misi tidak berawak ke Bulan pada
Kamis 13 September 2007. Dalam mengeksplorasi Bulan,
Jepang mengandalkan satelit SELENE, yang sudah
mengalami penundaan selama empat tahun akibat masalah
mekanis.

Setelah peluncuran satelit Jepang, China diperkirakan
segera menyusul dengan meluncurkan wahana Chang’e 1 ke
angkasa luar. Badan antariksa China NSA mengungkapkan,
satelit Chang’e 1 dan roket Changzheng 3 sudah
berhasil lolos dalam setiap tahap pengujian dan
landasan peluncuran sudah siap. Pada Juli, Menteri
Teknologi Pertahanan China mengungkapkan, China siap
meluncurkan misi Bulan pada akhir tahun. Namun
demikian, China diperkirakan segera menjalankan misi
tersebut karena tidak ingin tertinggal dari Jepang.

”Saya tidak mau memandang misi eksplorasi Bulan
sebagai sebuah perlombaan menang-kalah. Namun saya
yakin, siapa pun yang mampu meluncur lebih dulu, misi
Bulan oleh Jepang memiliki teknologi lebih unggul.
Kami yakin misi Jepang mampu menyajikan terobosan
ilmiah,” papar eksekutif badan antariksa Jepang JAXA
Yasunori Motogawa. Jepang memang harus mampu
menciptakan teknologi lebih baik apabila tidak ingin
tertinggal dari China. Dalam beberapa tahun terakhir,
program antariksa China, yang dikelola militer, memang
mengalami kemajuan luar biasa.

Pada 2003, China mengejutkan dunia karena mampu
menjadi negara Asia pertama yang mampu meluncurkan
astronot ke angkasa luar. China juga sudah mampu
membangun pertahanan peluru kendali antisatelit.
Padahal, teknologi tersebut sebelumnya hanya dimiliki
AS dan Rusia. Merasa tertinggal dari Beijing, Tokyo
bekerja keras. Pada Februari, Jepang menyelesaikan
pembangunan empat satelit mata-mata yang mampu
memantau setiap titik di permukaan Bumi pada setiap
hari. Namun, efektivitas proyek satelit Jepang
tersebut memicu kemunculan tanda tanya besar karena
salah satu satelit mata-mata ternyata menjumpai
kegagalan.

Tokyo membelanjakan sekitar USD500 juta per tahun
untuk proyek yang sudah berjalan sekira sepuluh tahun
tersebut. Kekuatan-kekuatan regional Asia, yakni
India, Korea Selatan, Malaysia, danTaiwan seluruhnya
sudah memiliki satelit di orbit. Pada 1998, Korea
Utara bahkan mengaku sudah meluncurkan satelit dengan
peluru kendali balistik. Satelit Korea Utara tersebut
konon digunakan untuk menyiarkan lagu puji-pujian
terhadap pemimpin Korea Utara Kim Jong Il.

Namun, misi-misi kekuatan regional Asia tersebut tidak
ada yang seambisius misi China dan Jepang. Badan
antariksa Jepang mengungkapkan, proyek eksplorasi
Bulan terbesar Jepang, yakni SELENE, menghabiskan
biaya sekira USD276 juta. Proyek SELENE dinilai
memiliki ambisi dan ruang lingkup yang jauh lebih
besar daripada program Luna Uni Soviet dan proyek
Clementine and Lunar Prospector NASA. Hanya proyek
Apollo yang mampu mengalahkan ambisi proyek SELENE.

Dalam proyek SELENE, Jepang berencana mengorbitkan
sebuah satelit utama di sekitar Bulan dan mengorbitkan
pula dua satelit lebih kecil untuk mempelajari asal
mula pembentukan Bulan dan evolusinya. SELENE bukan
misi Bulan pertama Jepang. Pada 1990, Jepang
meluncurkan sebuah wahana Bulan. Namun, wahana
tersebut hanya melintasi Bulan. Dan, tidak seperti
SELENE yang mengorbit dalam waktu lama di sekitar
Bulan. Tidak ingin kalah, satelit Chang’e 1 China juga
disiapkan untuk mengorbiti Bulan. Chang’e 1 dilengkapi
kamera stereo dan teknologi X-ray Spectrometer untuk
memetakan permukaan Bulan secara tiga dimensi dan
mempelajari debu Bulan.

Kantor berita resmi China Xinhua mengungkapkan, China
sudah menghabiskan anggaran USD185 juta untuk
mengembangkan Chang’e 1. Dalam misi berikutnya,
Beijing bahkan berambisi mengambil sampel tanah Bulan.
Lebih dari itu, Xinhua melaporkan, China juga
mempersiapkan misi pendaratan manusia di Bulan pada 15
tahun mendatang. Jepang mempersiapkan pula misi yang
sama dan diperkirakan akan berjalan pada 2025. Misi
pendaratan manusia di Bulan juga disiapkan Rusia.
Badan antariksa Rusia Roskosmos mengungkapkan,
astronot Rusia akan mendarat di Bulan pada 2025.
Hingga saat ini, misi pendaratan Bulan baru dilakukan
ekspedisi Apollo pada 1968.

”Kami akan mendaratkan manusia di Bulan pada 2025 dan
membangun stasiun berawak di permukaan Bulan pada
2027- 2032,” tandas juru bicara Roskosmos Anatoly
Perminov. Perminov menjelaskan, Rusia mempersiapkan
misi eksplorasi angkasa luar besar-besaran hingga 30
tahun mendatang. Namun, Perminov menegaskan, misi
Rusia jauh lebih efisien daripada AS karena hanya
menggunakan anggaran kurang dari 10 persen anggaran
eksplorasi antariksa AS. Pada saat ini, misi antariksa
Rusia difokuskan terhadap modernisasi stasiun
antariksa internasional ISS. Namun, Perminov
menegaskan, Rusia juga akan menyiapkan ekspedisi Mars.
Rusia berharap dapat menerbangkan manusia ke Mars pada
2035.

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO

November 13th, 2007 by masnano

 Pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PRDB) pada triwulan III tahun 2007 mencapai 5,19 persen dibandingkan dengan triwulan II tahun 2007 (q-to-q); dan apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2006 mengalami pertumbuhan 8,52 persen (y-on-y). Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi hingga triwulan III tahun 2007 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2006 mencapai sebesar 7,67 persen.

 Besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan III tahun 2007 mencapai Rp 1.301,4 milyar, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2000 pada triwulan yang sama adalah Rp 618,76 milyar.

 Tiga sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi (q-to-q) adalah sektor pertanian 8,55 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 5,96 persen dan sektor Bangunan 4,07 persen. Sementara itu pertumbuhan tertinggi (y-to-y) adalah sektor pertanian 12,50 persen, sektor bangunan/konstruksi 9, 28 persen dan sektor pertambangan dan penggalian 8,59 persen.

 Selanjutnya pertumbuhan sektor riil (semua sektor kecuali sub sektor bank, sub sektor lembaga keuangan bukan bank dan jasa penunjang keuangan) dalam PDB Indonesia selama tiga triwulan pertama tahun 2007 mencapai 7,65 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2006, yang berarti sedikit lebih rendah dibanding pertumbuhan PDRB Gorontalo secara keseluruhan yang besarnya 7,67 persen.

 Pengeluaran konsumsi rumahtangga pada triwulan II tahun 2007 dibandingkan dengan triwulan I tahun 2007 meningkat sebesar 3,61 persen. Pada triwulan yang sama pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat 11,50 persen, pembentukan modal tetap bruto 8,86 persen, ekspor barang-jasa 8,49 persen, dan impor barang-jasa 12,47 persen.

 Dibandingkan dengan triwulan II tahun 2006, peningkatan terjadi pada hampir semua komponen penggunaan yakni: pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat 7,26 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah 5,61 persen, pembentukan modal tetap bruto 6,32 persen, ekspor barang-jasa 23,11 persen, dan impor barang dan jasa 18,19 persen.

 PDRB per-kapita atas dasar harga berlaku pada tahun 2006 mencapai Rp 4.314.951, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2005 sebesar Rp 3.826.253.